Tingkatkan Kualitas, Daya Pelita Kasih Center Adakan Teacher dan Parent Workshop

DALAM mengisi liburan Term 3 serta untuk menambah wawasan para guru & staff pengajar, therapist, Daya Pelita Kasih Center menyelenggarakan workshop bersama konsultan DPK dari Singapura, Ms. Jelita Yusoff selama 2 hari untuk para guru dan staff pengajar, therapists serta satu hari workshop kepada orang tua murid sekolah dengan tema “Independence at Home” yang memfokuskan kegiatan rutinitas anak-anak di rumah dengan menggunakan strategi media visuals membantu anak-anak autism.

Workshop menggunakan strategi media visuals diberikan untuk para guru dan staff pengajar Sekolah Daya Pelita Kasih dimulai dari tanggal 20 Maret hingga 23 Maret 2018. Sedangkan pada 23 Maret dibagi 2 sesi pertemuan diberikan kepada orang tua murid dan para pengajar.

“Kegiatan ini sebenarnya adalah struktur pembelajaran dengan menggunakan strategi media visuals terutama kepada anak-anak autism yang memiliki tiga rangkaian dalam satu media yaitu aktivitas, permainan, dan musik. Aktivitas berisi aplikasi kegiatan sehari-hari yaitu mandi, buang air, gosok gigi, makan, tidur, dan berpakaian,” ujar Ms. Jelita.

Dikatakan, biasanya aktivitas akan melatih anak autis untuk belajar mandiri dan konsentrasi, misalnya permainan tentang berpakaian akan mengajarkan pemilihan warna baju dan celana yang sama. Bila warna yang diperintahkan sama akan mendapatkan 'bintang', sehingga anak autis akan senang mendapatkan apresiasi.

“Anak-anak autis umumnya sulit diajari secara langsung atau melalui komunikasi dua arah, tapi ketika diajari cara membuang air besar secara benar dengan tutorial visual dalam aplikasi itu justru sangat membantu,” katanya.

Ditambahkannya metode ini bisa digunakan di Sekolah Daya Pelita Kasih sebagai salah satu alat bantu terapi bagi anak autis yang dapat digunakan di rumah maupun di tempat terapi. [redaksi]