Daya Pelita Kasih Center Siapkan Weekend Program & Terapi

UNTUK mempermudah dan memberikan kegiatan ekstra kepada anak berkebutuhan khusus, Yayasan Daya Pelita Kasih (DPK) telah menyiapkan kegiatan tambahan Kelas Ekstra Kurikuler & Terapi (weekend program) dan kelas ini merupakan bagian dari kegiatan ekstra kurikuler di sekolah yang terletak di Jalan Jati Padang Utara No.8 A-B dan kegiatan ekstra kurikuler ini diselenggarakan hanya sepekan sekali tiap hari Sabtu.

Adapun kegiatan tersebut mencakup: Visual Art, Swimming, Speech Therapy, Occupational Therapy, Fisio Therapy, Social Emotional, Performance Art, Music, Computer/IT dan Terapi Edukasi termasuk program Full Assessment yang meliputi pengamatan kondisi murid di rumah dan sekolah, interview terapi, guru dan orang tua.

Menurut Paulus Suli, Head of Research & Development Center mengatakan penanganan yang tepat dan dilakukan sedini mungkin akan mempercepat progres perkembangan anak yang diinginkan dan sebaliknya jika tidak segera di terapi dan terlambat diketahui maka akan menganggu tumbuh kembang anak.

“Penting bagi orangtua untuk bisa segera berkonsultasi dan melakukan assessment agar anak mendapatkan treatment yang tepat. Nah, Daya Pelita Kasih Center, pusat terapi anak autis, down syndrome profesional dan berpengalaman menangani autisme dan spektrumnya. DPK Center memberikan pelayanan dan penanganan terbaik untuk anak autis. Ditangani oleh tenaga ahli profesional yang telah berpengalaman,” ujarnya.

Sedangkan weekend program ini, lanjutnya lebih banyak diarahkan pada murid-murid baru. Salah satu metode pengajaran yang bisa dilakukan yakni membuat jadwal tambahan, atau semacam kurikulum baru. Jadi selain mata pelajaran wajib di Sekolah, ia juga mempunyai mata pelajaran tambahan untuk mata pelajaran tertentu yang ia kuasai. Hal ini dimaksudkan agar bakatnya itu terasah dan menghindari malas belajar karena bakatnya tersalurkan.

Dikatakan, tentu ekskul yang dipilih sesuai dengan minat dan bakat siswa. Mereka (para orangtua) diminta memilih sendiri jenis ekskul yang akan anak mereka ikuti. Setiap siswa diperbolehkan mengambil lebih dari satu jenis ekskul, dan yang waktunya tidak berbenturan. [redaksi]