DayaPelitaKasih.org

Leisure Program, Kelas ADP Pergi Menjajal MRT

DALAM rangka Vocational Skills-Recreation and Leisure Program, belum lama ini Kelas Adult Development Program (ADP) pergi menggunakan Mass Rapit Transit atau lebih dikenal dengan Moda Raya Terpadu yang kini menjadi magnet wisata baru bagi masyarakat. Mereka yang menjajal menaikinya bukan saja berasal dari warga Jakarta, tetapi juga dari luar kota.

Menurut Rd. Dini Halida Yudani, ADP class teacher mengatakan adapun tujuan program ini adalah agar siswa-siswi mampu memanfaatkan moda transportasi massal (MRT) dengan mandiri dari mulai membeli tiket, memahami aturan dan bersikap baik di dalam MRT.

“Setiap siswa-siswi dibekali uang Rp100.000 (seratus ribu rupiah) untuk membeli tiket MRT dan juga makan siang dan berangkat dari sekolah jam 10.00 WIB didampingi oleh guru pendamping untuk menjaga siswa-siswi ketika pergi berwisata dengan MRT, jangan sampai mereka terpisah dari pengawasan guru pendamping,” ujar Ms. Dini.

Dikatakan, keberangkatan dimulai dari stasiun Blok M Mall hingga turun di Bundaran HI yang berlokasi di pusat kota, Stasiun MRT Bunderan HI menyediakan banyak tempat yang bisa dijelajahi bersama, posisinya berdekatan Monas dan Museum Nasional.

“Selanjutnya, sambil menjajal MRT, mengajarkan etiket naik transportasi umum massal tersebut. Peraturan-peraturan tentang cara membeli tiket, keamanan, peraturan, dan cara memantau perjalanan saat MRT sedang melaju juga menarik untuk diceritakan kepada siswa-siswi. Lantas, mengenalkan siswa-siswi dengan tempat duduk prioritas untuk penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan ibu yang membawa anak,” katanya.

Kereta MRT yang memiliki kecepatan 80-100 kilometer per jam itu akan melalui 13 stasiun, yang berawal dari Stasiun Lebak Bulus hingga berakhir di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI). Jarak sepanjang 16 kilomenter itu dapat ditempuh hanya dalam waktu 30 menit. [DPK]

dp_admin

Add comment